Film "Sang Pemberani"

Menyambut Hari Kebangkitan Nasional

22 Mei 2015

Sang Pemberani adalah film keluarga yang memiliki nilai-nilai pendidikan, nilai sosial, kemajemukan namun tetap menghibur. Film ini mengangkat kehidupan sebuah keluarga yang terpuruk akibat bencana Tsunami yang melanda daerahnya.

Sebutlah Madi (Ahmad Reza Hariyadi), Sang tokoh utama, seorang remaja yang berjuang hidup bersama Ibunya (Artika Sari devi) dan adik perempuan nya (Annisa Asegaf), dalam menghadapi badai yang datang silih berganti dan berjuang demi mimpinya menjadi seorang juara Karate yang berprestasi seperti abangnya Diwa yang tertelan Tsunami.

Division Head Corporate Social Responsibility (CSR) PGN Enik Indriastuti mengatakan, pelatihan ini merupakan bentuk konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sekitar wilayah operasi. Melalui pelatihan tersebut diharapkan dapat mendorong inisiatif masyarakat untuk menjalankan usaha sendiri dengan memanfaatkan peluang yang ada dengan pendekatan yang lebih inovatif.

Namun ditengah kemelut yang dihadapi, Madi tetap tekun dalam menjalani keseharian nya belajar karate, membantu di pasar dan berdoa. Terkadang kecurangan di Dojo tempat Madi belajar Karate, membuat Madi tak lekas menyerah, melainkan tegar dan terus berlatih sampai Madi bertemu 5 Master Karate Nasioanal maupun Internasional, mereka adalah:

1. Sensei Azwar (Tio Pakusadewo)
2. Sensei Ryan (Baim " Dance Company ")
3. Sensei Ashlan (Willy Dozan)
4. Sensei Kus (Kusnadi : Presiden JKA Indonesia)
5. Sensei di PelatNas (Ary Ginanjar Agustian : Founder ESQ 165).

Madi mendapatkan ajaran-ajaran Bushido Spirit,yaitu:

• Keadilan
• Keberanian
• Kesetiaan
• Kesopanan
• Ketulusan
• Kehormatan & TanggungJawab

Film ini mengambil tempat di beberapa tempat memukau di dataran paling barat Indonesia yaitu Aceh sebagai sebagai salah satu lokasi terjadinya Tsunami. Selain itu pengambilan gambar di Bali dan Odaiba Jepang menjadi konten Internasional dalam film ini, dengan di sutradara oleh Agung Dewa, Alyandra dan Ryuken Raissa.

Menggandeng Salman Aristo sebagai penulis skenario, membuat film drama keluarga yang di bumbui action remaja menjadi suatu karya anak bangsa yang pantas mendapatkan predikat film pertama mengenai Karate namun tetap dapat dinikmati pencinta seni bela diri pada umum nya dan ditunggu para pemburu film. SANG PEMBERANI adalah INDONESIAN KARATE KID yang didalamnya benar-benar tentang Karate dan tentang Sumpah Karate , dimainkan oleh Karateka juara Nasional , Asia hingga Presiden JKA ( Japan Karate Association ) Indonesia .

Kesimpuanya SANG PEMBERANI adalah Film tentang :

1. NASIONALISME, seorang anak ACEH membawa nama INDONESIA di pertandingan Internasional

2. PATRIOTISME, berjuang sampai titik darah penghabisan dengan panji MERAH PUTIH memenangkan kejuaraan Karate di Bali Open.

3. NILAI-NILAI BERKARAKTER yang harus ditanamkan kepada generasi muda sejak dini yaitu Keadilan, Keberanian, Kesetiaan, Kesopanan, Ketulusan, Kehormatan & Tanggung Jawab.

4. CINTA IBU , apa yang Madi lakukan semata-mata untuk membahagiakan hati Ibu yang kehilangan suami dan anak tercinta.

5. BELA DIRI SEJAK DINI ,pentingnya anak-anak dibekali ilmu beladiri dan moralitas sejak dini untuk menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan .

Tagline SANG PEMBERANI

" TERPENTING BUKAN BERAPA KALI KITA TERJATUH , TETAPI BERAPA KALI KITA HARUS BANGKIT UNTUK INDONESIA "

Production by B Edutaintment& Eclipse Films In Associated by ESQ Group , MAHAKA Pictures , Curio Asia

Executive Producer  : Ary Ginanjar Agustian , Bakhtiar Rakhman , Erick Thohir
Producer  : Reza B.Surianegara
Assc.Producer  : RidwanMukri
Director  : Agung Dewa , Alyandra , RyukenRaissa
Mucision  : Dwiki Dharmawan
Writer  : Salman Aristo

​"KAMI PERUSAHAAN GAS NEGARA"