Struktur Tata Kelola

Sebagai salah satu pemangku kepentingan, Insan PGN memegang peranan penting dalam setiap capaian demi keberlanjutan perusahaan. Peran tersebut dijalankan secara komprehensif mencakup capaian nilai ekonomi, nilai lingkungan dan nilai sosial yang mewujudkan kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan bagi Insan PGN di seluruh lini perusahaan. Oleh sebab itu, PGN berkomitmen untuk terus memberikan kenyamanan dan keamanan di lingkungan kerja dalam rangka mencapai visi PGN 2020 sebagai perusahaan energi kelas dunia di bidang gas.

Pembangunan Insan PGN

PGN memandang sumber daya manusia sebagai salah satu pemangku kepentingan sangat berharga bagi pertumbuhan perusahaan. Untuk itu, komunikasi intensif menjadi jembatan penghubung pekerja dengan perusahaan. Apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan pekerja harus didengar dan direspon dengan jelas. Harapan utama insan PGN adalah pengembangan karir, remunerasi sesuai kinerja, serta terjaminnya kesejahteraan.

Dalam pengelolaan SDM, kami terus berupaya meningkatkan profesionalitas dan kompetensi pekerja sesuai peta jalan pengembangan SDM PGN. Indikasi adanya kenyamanan dan keamanan bekerja di Insan PGN dapat dilihat antara lain dari rendahnya angka perputaran pekerja, ketiadaan pekerja dikenai PHK, tingkat jam kerja aman yang tinggi, dan meningkatnya kualitas pekerja sesuai hasil penilaian kompetensi.

Profil Karyawan

Pengembangan Kompetensi

PGN telah memiliki program pengembangan kompetensi yang terencana, sistematis dan terfokus sesuai perkembangan bisnis perusahaan. Salah satu program pengembangan kompetensi utama yang telah dilaksanakan secara konsisten adalah program pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang mendukung proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas SDM.

PGN mengalokasikan rata-rata 6 mandays pelatihan untuk setiap pekerja guna mendukung pengembangan maupun pemenuhan atas gap kompetensi pekerja.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Legend:

  • PDO: President Director's Office

  • ITDD: Infrastructure and Technology Directorate

  • SBDD: Strategy and Business Development Directorate

  • FD: Finance Directorate

  • CD: Commerce Directorate

  • HCGSD: Human Capital and General Services Directorate

Komitmen

PGN menjadikan Tata Kelola Perusahaan dan prinsip-prinsip Transparansi, Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, Kemandirian dan Kewajaran sebagai dasar peningkatan kinerja. Perseroan juga terus melakukan pemutakhiran berbagai Pedoman, Prosedur Operasi, Manual dengan perubahan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta program transformasi dan perkembangan Perusahaan yang dikuatkan dengan sosialisasi dan penerapannya.

Download

Struktur Tata Kelola

Sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Organ Perseroan terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi. Organ Perseroan tersebut memainkan peran kunci dalam keberhasilan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan menjalankan fungsinya atas dasar prinsip bahwa masing-masing organ mempunyai independensi dalam melaksanakan tugas,fungsi dan tanggung jawabnya untuk kepentingan Perseroan.

Anggaran Dasar

Anggaran Dasar perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Status perusahaan diubah dari Perusahaan Umum (Perum) menjadi Perusahaan Perseroan Terbatas yang dimiliki oleh negara (Persero) dan namanya berubah menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) berdasarkan Peraturan Pemerintah No.37 Tahun 1994. Perubahan Anggaran Dasar tertuang dalam Akta Notaris No. 102 Notaris Fathiah Helmi, S.H.Tanggal 24 Mei 2017

Download

Komite

Saat ini PGN memiliki tiga komite untuk memastikan pengelolaan perusahaan dilakukan secara baik. Ketiga komite tersebut adalah Komite Audit; Komite Nominasi dan Remunerasi; serta Komite Pemantau Manajemen Risiko dan Pengembangan Usaha.

Download

3 Fungsi Komite PGN

Komite Audit memantau pelaporan keuangan, manajemen risiko, dan sistem pengendalian Internal Perusahaan.

Komite Nominasi dan Remunerasi mengkaji dan memberikan rekomendasi pada kebijakan dan sistem remunerasi Untuk Dewan Komisaris dan Direksi serta meninjau prosedur dan kebijakan suksesi Dewan Komisaris dan Direksi.

Komite Pemantau Manajemen Resiko dan Pengembangan Usaha dimaksudkan untuk membantu Dewan Komisaris dalam melakukan pemantauan secara berkala dan memberikan rekomendasi atas kebijakan dan pelaksanaan Manajemen Resiko serta rencana dan pengembangan usahanya.

Sekretaris Perusahaan

Saat ini PGN memiliki tiga komite untuk memastikan pengelolaan perusahaan dilakukan secara baik. Ketiga komite tersebut adalah Komite Audit; Komite Nominasi, Remunerasi dan Good Corporate Governance; serta Komite Pemantau Manajemen Risiko dan Pengembangan Usaha.

Download

Keberadaan Divisi Audit Internal yang profesional merupakan syarat dan berperan penting dalam mendorong serta menjaga pelaksanaan pengelolaan perusahaan. Agar pengawasan internal berjalan efektif, diterima, dan didukung satuan kerja lain serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan maka perlu diatur struktur perusahaan, kewenangan, tugas, dan tanggungjawab serta ruang lingkup Divisi Audit Internal yang dituangkan dalam Piagam Audit Internal.

Piagam ini dimaksudkan sebagai panduan bagi Divisi Audit Internal agar dapat melaksanakan fungsi dan tugas secara profesional serta untuk dipahami oleh satuan kerja lain agar mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pengawasan internal secara efektif sesuai standar audit yang berlaku dan sejalan dengan kebutuhan PGN.

Download

Tujuan dari penyusunan kebijakan ini adalah untuk memberikan arah dan acuan bagi seluruh Insan PGN yang berkenaan dengan benturan kepentingan, penerimaan, penolakan, pemberian dan permintaan gratifikasi di lingkungan Perseroan agar sesuai dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik, sehingga dapat mendorong pelaksanaan etika usaha dan etika kerja, pencegahan benturan kepentingan, pencegahan kecurangan, serta penyimpangan perilaku lainnya. Kebijakan ini mengatur prinsip kehati-hatian yang terkait dengan benturan kepentingan, etika dalam penerimaan, penolakan, pemberian, dan permintaan gratifikasi serta mekanisme pelaporannya di lingkungan Perusahaan.

Download

Manajemen Resiko adalah salah satu pilar dari Tata Kelola yang wajib dilaksanakan secara menyeluruh di Perusahaan. Dalam mewujudkan tujuan dan target serta melaksanakan salah satu pilar Tata Kelola, Perusahaan menyadari pentingnya untuk mengelola resiko mulai dari aspek strategis sampai dengan operasional. Untuk mengelola resiko dengan tepat, PGN sejak tahun 2008 melaksanakan implementasi Kerangka Manajemen Resiko yang terstruktur dengan tujuan untuk meningkatkan pengelolaan resiko dan meningkatkan performa Perusahaan. kerangka ini memasukkan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independenden, kewajaran, dan kesetaraan.

Download

Perseroan telah memiliki Pedoman Etika Usaha danEtika Kerja. Dalam pengembangan GCG, PGN telah merumuskan berbagai kebijakan yang menyangkut etika Perusahaan.Perusahaan mengupayakan penerapan standar etika terbaik dalam menjalankan segenap aktivitas bisnisnya sesuai dengan visi, misi, dan budaya yang dimiliki melalui implementasi Etika Usaha dan Etika Kerja. Etika Usaha dan Etika Kerja merupakan tuntunan sikap dan perilaku yang dituntut dan berlaku bagi seluruh jajaran Perusahaan.

Download

Panduan Tata Kelola Perusahaan merupakan pedoman dasar bagi PGN untuk menjalankan bisnis. Panduan tersebut juga memberikan arahan bagi Insan PGN untuk menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam aktivitas kerja.

Download

Whistleblowing
System

​"KAMI PERUSAHAAN GAS NEGARA"