Tata Kelola

Tata Kelola

Tata Kelola

Sumber Daya Manusia

Insan PGN menentukan kinerja dan keberhasilan PGN dalam upayanya menjadi perusahaan kelas dunia sebagai sasaran jangka panjangnya. Bagi PGN, sumber daya manusia memegang peranan penting bagi pertumbuhan usahanya. Sejalan dengan itu, PGN membina komunikasi yang baik dengan para karyawannya, memperhatikan tingkat kesejahteraan mereka beserta keluarganya dan mengembangkan profesionalisme dan karir mereka sesuai dengan talenta yang dimiliki.

Sumber Daya Manusia

Usaha PGN menciptakan lingkungan kerja yang kondusif memberikan hasil nyata, ditunjukkan dengan rendahnya tingkat turnover pekerja. Hal ini membuat biaya pengembangan kompetensi pekerja dan pengadaan pekerja (rekrutmen) semakin efisien, sehingga berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan.Usaha PGN menciptakan lingkungan kerja yang kondusif memberikan hasil nyata, ditunjukkan dengan rendahnya tingkat turnover pekerja. Hal ini membuat biaya pengembangan kompetensi pekerja dan pengadaan pekerja (rekrutmen) semakin efisien, sehingga berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan.

Sesuai Rencana Jangka Panjang Perusahaan, orientasi pengelolaan SDM dalam tahap Pengembangan Kapabilitas ke Area Bisnis Baru yang ditandai dengan realisasi investasi pengembangan bisnis ke hulu dan hilir

Manajemen Sumber Daya Manusia

Pengembangan Kompetensi

PGN telah memiliki program pengembangan kompetensi yang terencana, sistematis dan terfokus sesuai perkembangan bisnis perusahaan. Salah satu program pengembangan kompetensi utama yang telah dilaksanakan secara konsisten adalah program pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang mendukung proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas SDM.

PGN mengalokasikan rata-rata 6 mandays pelatihan untuk setiap pekerja guna mendukung pengembangan maupun pemenuhan atas gap kompetensi pekerja.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Legend:

  • PDO: President Director's Office

  • ITDD: Infrastructure and Technology Directorate

  • SBDD: Strategy and Business Development Directorate

  • FD: Finance Directorate

  • CD: Commerce Directorate

  • HCGSD: Human Capital and General Services Directorate

Komitmen

PGN menjadikan Tata Kelola Perusahaan dan prinsip-prinsip Transparansi, Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, Kemandirian dan Kewajaran sebagai dasar peningkatan kinerja. Perseroan juga terus melakukan pemutakhiran berbagai Pedoman, Prosedur Operasi, Manual dengan perubahan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta program transformasi dan perkembangan Perusahaan yang dikuatkan dengan sosialisasi dan penerapannya.

Download

Struktur Tata Kelola

Sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Organ Perseroan terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi. Organ Perseroan tersebut memainkan peran kunci dalam keberhasilan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan menjalankan fungsinya atas dasar prinsip bahwa masing-masing organ mempunyai independensi dalam melaksanakan tugas,fungsi dan tanggung jawabnya untuk kepentingan Perseroan.

Anggaran Dasar
Board Manual

Board Manual merupakan seperangkat petunjuk tata laksana hubungan Dewan Komisaris dan Direksi yang bertujuan menjelaskan tugas, tanggung jawab, hak dan kewenangan serta hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan Direksi yang belum secara rinci diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan maupun Peraturan Perundang-undangan. Board Manual disusun agar Direksi dan Komisaris dapat bekerja secara efektif dan efisien.

Download

Komite

Saat ini PGN memiliki tiga komite untuk memastikan pengelolaan perusahaan dilakukan secara baik. Ketiga komite tersebut adalah Komite Audit; Komite Nominasi, Remunerasi dan Good Corporate Governance; serta Komite Pemantau Manajemen Risiko dan Pengembangan Usaha.

Download

3 Fungsi Komite PGN

Komite Audit memantau pelaporan keuangan, manajemen risiko dan sistem pengendalian internal Perusahaan.

Komite Nominasi, Remunerasi dan Good Corporate Governance mengkaji dan memberikan rekomendasi pada kebijakan dan sistem remunerasi untuk Dewan Komisaris dan Direksi serta meninjau prosedur dan kebijakan suksesi Dewan Komisaris dan Direksi.

Komite Pemantau Manajemen Risiko dan Pengembangan Usaha dimaksudkan untuk membantu Dewan Komisaris dalam melakukan pemantauan secara berkala dan memberikan rekomendasi atas kebijakan dan pelaksanaan Manajemen Risiko serta rencana dan pengembangan usahanya.

Sekretaris Perusahaan

PGN memiliki Sekretaris Perusahaan yang antara lain bertanggung jawab mengarahkan, memonitor dan mengevaluasi pengelolaan legal affair dan contractual dan penanganan kasus dan konsultasi hukum, kepatuhan hukum dan compliance perusahaan, penyusunan kebijakan corporate relation dan corporate communication, pengelolaan corporate brand image serta kegiatan komunikasi dan pembinaan relasi baik internal dan eksternal perusahaan. Sekretaris Perusahaan juga bertanggungjawab dalam hal manajemen risiko serta menjalin relasi dan komunikasi yang baik sehingga menguatkan posisi dan citra perusahaan di mata stakeholder sesuai visi, misi dan strategi perusahaan.

Download

Keberadaan Divisi Audit Internal yang profesional merupakan syarat dan berperan penting dalam mendorong serta menjaga pelaksanaan pengelolaan perusahaan. Agar pengawasan internal berjalan efektif, diterima, didukung satuan kerja lain serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan maka perlu diatur struktur perusahaan, kewenangan, tugas, dan tanggung jawab serta ruang lingkup Divisi Audit Internal yang dituangkan dalam Piagam Audit Internal.

Piagam ini dimaksudkan sebagai panduan bagi Divisi Audit Internal agar dapat melaksanakan fungsi dan tugas secara profesional serta untuk dipahami oleh satuan kerja lain agar mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pengawasan internal secara efektif sesuai standar audit yang berlaku dan sejalan dengan kebutuhan PGN.

Download

Tujuan dari penyusunan kebijakan ini adalah untuk memberikan arah dan acuan bagi seluruh Insan PGN yang berkenaan dengan benturan kepentingan, penerimaan, penolakan, pemberian dan permintaan gratifikasi di lingkungan Perseroan agar sesuai dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik, sehingga dapat mendorong pelaksanaan etika usaha dan etika kerja, pencegahan benturan kepentingan, pencegahan kecurangan, serta penyimpangan perilaku lainnya. Kebijakan ini mengatur prinsip kehati-hatian yang terkait dengan benturan kepentingan, etika dalam penerimaan, penolakan, pemberian dan permintaan gratifikasi serta mekanisme pelaporannya di lingkungan Perusahaan.

Download

Manajemen Risiko adalah salah satu pilar dari Tata Kelola yang wajib dilaksanakan secara menyeluruh di Perusahaan. Dalam mewujudkan tujuan dan target serta melaksanakan salah satu pilar Tata Kelola, Perusahaan menyadari pentingnya untuk mengelola risiko mulai dari aspek strategis sampai dengan operasional. Untuk mengelola risiko dengan tepat, PGN, sejak tahun 2008, melaksanakan implementasi Kerangka Manajemen Risiko yang terstruktur dengan tujuan untuk meningkatkan pengelolaan risiko dan meningkatkan performa Perusahaan. Kerangka ini memasukkan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independen, kewajaran dan kesetaraan.

Download

Perseroan telah memiliki Pedoman Etika Usaha dan Etika Kerja. Dalam pengembangan GCG, PGN telah merumuskan berbagai kebijakan yang menyangkut etika Perusahaan. PGN mengupayakan penerapan standar etika terbaik dalam menjalankan segenap aktivitas bisnisnya sesuai dengan visi, misi dan budaya yang dimiliki melalui implementasi Etika Usaha dan Etika Kerja Etika Usaha dan Etika Kerja merupakan tuntunan sikap dan perilaku yang dituntut dan berlaku bagi seluruh jajaran Perusahaan.

Download

Panduan Tata Kelola Perusahaan merupakan pedoman dasar bagi PGN untuk menjalankan bisnis. Panduan tersebut juga memberikan arahan bagi Insan PGN untuk menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam aktivitas kerja.

Download

Whistleblowing
System

​"KAMI PERUSAHAAN GAS NEGARA"